Kenapa ambil jurusan bahasa dan sastra Indonesia??

Wah, udah lama gak post. Malas online mulai menyerangku.. >.<

Btw, kali ini saya mau sedikit curhat aja, tentang suka duka selama saya kuliah di jurusan yang mungkin dianggap “enteng” oleh sebagian orang. Ya itung-itung ini peninggalan saya sebagai mahasiswa semester akhir.. :)

Saat ini saya tercatat sebagai mahasiswa semester akhir di sebuah Universitas di Jakarta. Saya kuliah di  jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Kenapa saya pilih Bahasa dan Sastra Indonesia?

Kalau boleh jujur, awal saya mau kuliah saya tidak pernah berminat akan mengambil jurusan bahasa Indonesia. Waktu mendaftar, bahkan hanya saya jadikan sebagai cadangan kalau tidak lolos SPMB (zaman saya masih SPMB namanya) dan daripada di swasta yang biayanya Naudzubillah mahalnya. Kebetulan kampus saya itu memang negeri. Fakultas tempat saya mendaftar adalah fakultas yang memiliki beberapa jurusan bahasa yang menawarkan bahasa asing yang terkesan lebih “bergengsi” daripada bahasa Indonesia, seperti: bahasa Jepang, Jerman, Perancis, Inggris, dan Arab. Namun, karena restu mama saya adalah agar saya mengambil jurusan tersebut, maka dengan mengucap Basmallah saya memutuskan untuk mengambil jurusan bahasa dan sastra Indonesia tersebut. Kenapa saya menuruti permintaan beliau? Satu hal yang saya pegang, restu orang tua adalah restu Allah.. Dan nyatanya saya masuk juga ke dalam jurusan itu sampai saat ini dan mulai menikmati hasilnya..

Awal tercatat sebagai mahasiswa jurusan itu, saya sempat merasa sedikit “minder” dengan jurusan saya. Bukan tanpa alasan saya merasa seperti itu. Bayangkan, tiap reuni atau berkenalan dengan orang dan menanyakan kuliah di jurusan apa, pasti komentar mereka lumayan bikin saya “sesak nafas”. Dengan cueknya mereka bertanya, “Kenapa ngambil bahasa Indonesia? Emang gak bisa bahasa Indonesia sampai dipelajarin lagi?” atau yang lebih parah ada yang bilang gini, “Kenapa bahasa Indonesia? Kenapa gak bahasa Inggris atau bahasa asing lain yang lebih keren?”

Saat itu saya hanya bisa menjawab dengan tersenyum sambil dalem hati ngedumel, “Baguskah nilai bahasa Indonesiamu saat sekolah sehingga merasa sudah pintar? Bukankah yang ada, karena menyepelekan bahasa Indonesia nilaimu malah tidak bagus? Lalu yakinkah kamu sudah mampu berbahasa dengan baik? Kalau ya, hebat. Bahkan seorang profesor pun tidak se-pede itu. Lalu haruskah kau merasa kalau bahasa negaramu tidak “sekeren” bahasa asing? Bayangkan, sangat menyedihkan bukan mendapati kenyataan bahwa rakyatnya saja tidak mencintai bahasa negaranya sendiri..”

Saya menyesal karena tidak bisa mengutarakan itu semua kepada mereka yang menanggap “remeh” jurusan saya saat itu. Tapi yang lebih membuat saya menyesal, tidak seharusnya saya merasa “rendah” dengan jurusan mereka yang dianggap “lebih mentereng” daripada jurusan saya. Sekarang saya justru bangga dengan jurusan saya. Karena apa?? Karena saya mendapatkan banyak kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Saya jadi lebih berani berbicara di depan umum, saya jadi lebih mencintai bahasa negara kita, saya jadi lebih mengerti tentang seluk beluk bahasa Indonesia yang selama ini belum pernah saya tau.. Itu semua belum tentu bisa saya dapatkan kalau saya mengambil jurusan lain..

Mungkin banyak dari kalian juga bertanya-tanya, lantas apa saja sebenarnya yang dipelajari di jurusan bahasa dan sastra Indonesia?? Berikut akan saya uraikan sedikit, berdasarkan apa yang telah saya peroleh di kampus saya (mungkin jurusan ini di kampus lain berbeda):

Di dalam jurusan bahasa dan sastra Indonesia yang saya jalani, terdapat dua pokok pelajaran, yaitu bahasa Indonesia yang membahas tentang  kebahasaan, dan sastra Indonesia yang membahas tentang kesastraan Indonesia. Di dalam jurusan tersebut, secara umum dipelajari empat keterampilan berbahasa seperti: menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Terlihat mudah memang, semua orang pasti bisa melakukannya. Tapi nyatanya, banyak juga yang mendapat nilai tidak bagus. Bahkan tak jarang ada yang mengulang. Keempat keterampilan berbahasa itu masing-masing dipelajari selama dua kali. Jadi ada menyimak 1 dan menyimak 2, begitu seterusnya.

Menyimak, mungkin terdengar mudah. Bahkan dalam sehari-hari kita juga pasti  menyimak suatu pembicaraan. Tetapi menyimak dengan tepat, artinya benar-benar dapat menangkap apa yang dibicarakan hingga dapat menceritakan kembali, ternyata tidak mudah. Diperlukan ketelitian, kecepatan otak dalam menangkap apa yang didengar, bahkan diperlukan kemampuan mendengar yang baik. Itu semua yang dipelajari selama mempelajari mata kuliah menyimak. Ohya, di bagian akhir mata kuliah tersebut, mahasiswa juga dituntut untuk mampu membuat bahan ajar menyimak untuk siswa SD, SMP, atau SMA (Itu karena jurusan saya dibidang pendidikan).

Berbicara, pada mata kuliah ini mahasiswa dituntut untuk mampu berbicara di depan umum. Mulai dari presentasi di depan teman sekelas, sampai menjadi reporter di tempat umum, bahkan menjadi pembicara seminar. Kalau saya bilang, mata kuliah ini sangat menarik. Terus terang saya awalnya bukanlah orang yang berani berbicara di depan umum. Tapi karena mendapat mata kuliah ini dan kalau ingin nilai bagus maka saya harus bisa, saya pun berusaha sebaik mungkin. Hasilnya, saya mendapat nilai sempurna “A” dalam mata kuliah ini. Lalu rekaman saya saat menjadi reporter tentang busway dijadikan contoh yang baik untuk mahasiswa di kelas lain. Belum lagi, saya yang mulai berani menjadi pembawa acara atau MC di lingkungan tempat saya tinggal. Saya sekarang malah jadi benar-benar kecanduan dengan dunia reporter atau pembawa acara.. Mata kuliah ini membawa pengaruh besar untuk saya.. :)

Membaca, mungkin terkesan mudah. Tapi membaca dengan cepat, tepat, dan efektif tidaklah mudah. Dan saya mendapatkan pengetahuan luar biasa tentang membaca dari mata kuliah ini..

Menulis, kalau yang ini mungkin memang diakui bahwa tidak semua orang bisa melakukannya. Ternyata benar! Menulis resensi, tajuk rencana, artikel, dan lain-lain yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari ternyata tidaklah mudah. Dan saya mendapat pengetahuan lebih banyak dari mempelajari mata kuliah ini..

Nah, selain mempelajari tentang empat keterampilan berbahasa itu, jurusan bahasa Indonesia juga mempelajari tentang seluk beluk bahasa. Mulai dari seluk beluk bunyi huruf, kata, frase, hingga membentuk kalimat. Ini bagian tersulitnya. Kita harus memahami bagaimana suatu kata atau kalimat itu dapat terbentuk, bagaimana proses pengucapan bunyi huruf, dan lain-lain. Mata kuliah yang mempelajari itu di antaranya: Fonologi (mempelajari bunyi atau fon), Morfologi (mempelajari pembentukan kata), Sintaksis (mempelajari susunan kata, frase, dan kalimat), Semantik (mempelajari makna). Selain mata kuliah tersebut, terdapat juga mata kuliah seperti Sosiolinguistik,  Analisis Kesalahan Berbahasa, dll. Masih banyak sekali, dan semuanya tidak terkesan membosankan, malah ada yang mengasyikkan. Kalau mau tau lebih lengkap, nanti saya jabarkan berdasarkan KRS (Kartu Rencana Studi) saya.. hehehe

Nah, itu tadi tentang bahasa Indonesia, kalau dari bagian sastra Indonesia, mahasiswa di ajarkan tentang Prosa, Drama, Sastra Klasik,  Puisi, Sastra Bandingan, dll. Semua itu dikaji berdasarkan beberapa pendekatan kesastraan. Kalau untuk saya pribadi, ada kalanya mata kuliah sastra membosankan. Yang dipelajari hanya itu-itu saja, dibaca, dikaji, dan presentasi. Tapi untuk yang memiliki nilai seni tinggi, pasti sangat menyukai pelajaran ini.. Ohya, dari mata kuliah sastra yang paling menarik menurut saya adalah pelajaran drama, khususnya Apresiasi Drama. Jadi mahasiswa diminta untuk memantaskan drama dengan menggunakan semua perlengkapan dan persiapan layaknya pementasan drama di GKJ. Mulai dari menentukan naskah yang akan dipentaskan, latihan vokal, olah tubuh, menghafal naskah, menyiapkan properti, semuanya mengasyikkan walau terkadang melelahkan.. Dan satu hal, ini memberikan pengalaman yang sangat luar biasa bagi saya.. :)

Kiranya itu saja yang bisa saya uraikan. Intinya saya sekarang justru bangga dengan jurusan saya. Ohya, mungkin ada yang belum tau prospek kerja dari jurusan ini. Kalau kalian berminat mengambil jurusan ini, tenang saja banyak kok pekerjaan untuk kalian, yaitu seperti: Penulis atau Sastrawan, Guru,  Editor, Reporter, Pembawa acara, Mengajar bahasa Indonesia untuk orang asing di sekolah internasional atau bahkan luar negeri, dll. Tidak usah ragu, karena selagi kita hidup di Indonesia dan selagi masih menggunakan bahasa Indonesia, pasti lulusan bahasa Indonesia tetap dicari.. :)

Akhir kata, semoga bermanfaat dan semoga menambah keyakinan kalau ingin mengambil jurusan bahasa dan sastra Indonesia.. :)

Ayo, cintai bahasa dan sastra negeri sendiri: INDONESIA!

Tinggalkan komentar

201 Komentar

  1. wah, ternyata jurusan sastra Indonesia menarik juga ya :D
    semoga nggak ada lagi lah yang “meremehkan” jurusan yang satu ini. karena jujur aja, seumur-umur saya ngga inget pernah dapet nilai 100 di pelajaran Bahasa Indonesia..

    Balas
  2. verr

     /  20 Juni 2011

    haiii kaa putri aq Veroo dr palangka raya aq pengen benget nih masuk d fakultas bahasa dan sastra indonresia tp aq pengen jd dosen nya

    Balas
    • haai jg..
      jd dosen? wah, itu saya jg mau..
      jd mahasiswanya dlu, baru bisa jadi dosennya :)

      Balas
  3. Gabriela Melati Putri

     /  14 Juli 2011

    saya uda dari dulu pingin masuk jurusan sastra indonesia, tapi jadi tambah pingin masuk jurusan ini kalo denger cerita di atas… kayaknya seru banget.. :D

    saya sebenernya agak ga pede sih, masuk jurusan ini.. hehe.. abisnya, kalo tampil di muka umum pasti demam panggung, kalo harus nulis artikel dan yg smacemnya, pasti susah banget… kalo denger cerita kakak, kayaknya emg smua org pasti slalu mulai dari nol ya?

    Balas
  4. iya, seru loh jurusan ini.. *promosi..hahaha

    yaa namanya juga kuliah buat belajar, jadi kita belajar juga tampil di depan umum, belajar nulis. itu bermanfaat banget buat kehidupan setelahnya *halahh

    yaa pokoknya jurusan bhs indonesia ternyata juga cukup seru n mengasyikkan :)

    Balas
  5. emang kalo lulusan sastra itu peluang kerjanya jadi apa ya?

    Balas
    • lulusan sastra tentunya bisa jadi sastrawan. soalnya bidang sastra lebih didalami untuk yang memilih fokus ini. sastrawan itu bisa berupa penulis alias penyair yang menghasilkan karya. selain itu, juga bisa mengisi kolom atau menulis artikel sastra pada surat kabar ibu kota yang sekarang sudah banyak beredar, atau bekerja di majalah “horison” yang memang fokus pada sastra Indonesia..
      hmm, itu sih yang saya bisa perkirakan dan mungkin bisa lebih banyak lagi. *karena saya sendiri lebih fokus kepada pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, bukan sastra. :)

      Balas
  6. Wow amazing,…
    Yaaa,gmana donk? So aku udah ngambil jurusan bahasa inggris?kirain bahasa dn sastra it gak asyik loh…tp setelah gue ngebaca artikel diatas gue bru nyadar ternyata belajar bhs ndri it rupanya seru banget….

    Balas
    • kalau sudah ambil jurusan bhs Inggris, yasudah jalani saja. kelak akan ada hal menakjubkan dan mengasyikkan juga dari jurusan yang kamu pilih.. :)

      Balas
  7. lala

     /  22 Juli 2011

    semoga aku bisa seperti kmu ya,,,,,soalnya aku calon mjahasiswa baru di jurusan ini…walaupun awalnya aku gak berminat sama sekali ambil mata kuliah ini

    Balas
    • awalnya aku juga gak berminat masuk jurusan ini. tapi apa mau dikata? ternyata nasib alias takdir aku emang disitu. jadi, yang bisa aku lakukan hanya berusaha untuk mencintai dan melakukan yang terbaik selama kuliah.. :)

      amiin.. semoga kamu bisa enjoy juga kuliah di jurusan ini.

      belajar cintai dulu, baru bisa merasakan indahnya :)

      Balas
  8. lala

     /  25 Juli 2011

    thanks atas motivasinya,,,boleh tau apa judul skripsi yng akan kmu angkat?

    Balas
    • iya sama-sama :)

      judul skripsi saya? hmmm, berhubung belum resmi wisudanya, jadi saya kasih tau sedikit aja ya. hoho ;)
      pokoknya skripsi saya tentang judul berita surat kabar. jadi, semacam perpaduan antara bahasa jurnalistik dan bahasa Indonesia.

      Balas
  9. resty

     /  27 Agustus 2011

    makasih banget udah ngasih gambaran tentang jurusan mata kuliah ini. aku makin semangat buat belajar di jurusan ini, maklum mahasiswa baru. salam kenal ya…

    Balas
    • iya, sama-sama. seneng bisa sedikit membantu.
      kuncinya cuma satu: kenal dan cintai dulu, baru bisa semangat. :)

      salam kenal juga yaa..

      Balas
  10. sekalipun saya dijurusan sastra inggris saya benar2 tidak suka ada yang menyepelekan atau merasa minder dengan jurusan bahasa indonesia..
    saya percaya dan sangat berani bahwa bahasa indonesia itu lebih sulit dari pada bahasa inggris.. salah satu alasannya karena bahasa inggris lebih familiar dibanding bahasa indonesia maupun bahasa asing lainnya..

    good job! proud of u.. :):)

    Balas
    • huhu, yaa saya juga gak suka sih klo ada yang minder atau menyepelekan jurusan bahasa Indonesia, tapi gimana donk? dalam kenyataannya kaya gitu sih..

      sekarang mah saya gak minder, karena saya yakin mereka gak tau betapa ribet dan susahnya pelajaran ini, makanya mereka bisa berpikiran dan berkomentar seperti itu. tapi toh yang ngerti juga banyak, dan yang gak menyepelekan juga ada. jadi tetep optimis dan senang-senang aja.. hak setiap orang juga untuk mengeluarkan pendapatnya.. :)

      Balas
  11. mmmm…wah kaya nya seruu ngambil jurusan ini,saya mau akh ngambil jurusan ini.
    Kebetulan saya suka sama yg namanya nulis.
    Cita cita sih mau jd seorang novelis…
    Hehhhhheeeee…

    Balas
    • jadi novelis? waah, hebaaaat..
      gak gampang juga loh jadi penulis, karena itu ayooo semangaaaat!

      kalo dah jadi novelis, inget saya ya..hehehe :)

      Balas
  12. Inna nazmah aulia

     /  30 September 2011

    Assalamu’alaikum ka putri ..
    Wah, setelah membaca artikel kaka di atas . Membuat saya menjadi semangat untuk memilih jurusan bahasa dan sastra indonesia .. Awalnya saya pikir jurusan ini membosankan, tetapi malah asik dan seru..
    Terimakasi ka, wassalam

    Balas
    • Walaikumsalam, Inna.. :)

      Terima kasih? Ya, sama-sama. Alhamdulillah kalau tulisan saya sedikit membantu memunculkan semangat kamu. Seneng dehh..hehe

      Yaa, seperti hidup sih sebenernya. Ada kalanya seru, dan ada kalanya membosankan. Itu semua tergantung kita menyikapinya. Termasuk kuliah di jurusan ini.

      Berusaha tetep enjoy dan membuat seru aja.. :)

      Balas
  13. dedy

     /  16 Oktober 2011

    putri kita sama bgt, artikel kamu dari atas sampe bawah, apa lagi tulisan kamu yang lagi di tanya “kenapa kamu ngambil bahasa indonesia??”, q juga sma cuma bisa diem dan senyum tpi dalem hati ngedumel..
    q jadi smkin semngat stelah baca artikel kamu… mksih putri buat artikelnya..

    Balas
    • Hoho, senasib dan sepenanggungan ya? Ternyata ada temennya.. ;)

      Syukur deh kalau jadi semangat. Jangan minder lagi, jurusan kita juga keren kok. Dan punya banyak hal yang gak didapetin kalau kuliah di jurusan lain.

      Ya, sama-sama. Makasih juga dah mampir n komen.. :)

      Balas
  14. Intan Nur Wahyu

     /  4 Desember 2011

    aq pengen banget ambil jurusan bahasa Indonesia. Tp, wkt aq bilang k ortu, ortuq malah ketawa dengerx. Maklum, ibuq adlh guru bahasa Indonesia. Awalx semangat pengen ambil bhsa Indonesia. Tp stelah liat reaksi ibuq bgtuu. Rasax ga deeh…

    Balas
    • Hmm, aku gak ngerti nih.hehe
      Ibu kamu guru bahasa Indonesia? Tapi kenapa reaksinya gitu ya?
      Setahuku ya, harusnya beliau justru menjelaskan sebanyak-banyaknya tentang kemampuannya itu. Termasuk plus minus kuliah jurusan itu dan prospek ke depannya. Atau maksudmu, “ketawa”nya adalah wujud penjelasan juga?
      Yaa mungkin ibu kamu yang lebih tau, tapi satu hal. Kuliah itu lebih baik yang sesuai minat, karena kalau gak yang ada cuma sia-sia ilmu yang di dapat. :)

      Balas
  15. abis baca ini jadi menambah rasa penasaran aku buat mempelajari tentang bahasa dan sastra indonesia, terus juga jadi ada gambaran buat kuliah nanti soalnya aku mau masuk jurusan bahasa dan satra indonesia. Setuju banget tuh jurusan sastra indonesia itu gk kalah keren ko, buktinya aja orang asing banyak yang mau mempelajarinya so, the best deh buat putri ;) bisa dong kapan” aku sharing sma kk buat lbh tau tntang jurusan itu.

    Balas
    • Setuju ya? Asiiik, ada yang setuju.. *lebay dikit..hehe :)
      Oke, boleh kok kapan-kapan kalau mau sharing. :)

      Balas
  16. Inrafinura

     /  3 Januari 2012

    wah setelah baca cerita kakak
    saya jadi semangat untuk mengambil jurusan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia :D
    oh iya waktu itu saya juga sempat diberikan pertanyaan “kenapa milih sastra Indonesia knp ga bahasa yg lain aja ?”
    karena pertanyaan tsb saya malah smkn yakin buat ambil jurusan pendidikan dan sastra Indonesia :)

    Balas
  17. Halo Putri, salam kenal dari saya Arudhi. Saya sedang cari arti kata “permusyawaratan” dan entah kenapa sampai ke sini. Saya kagum dengan isi tulisan Putri. Susunannya rapi , isinya jelas, dan sangat informatif. Saya di Jepang kebetulan punya part-time job jadi penerjemah dan mengajar bahasa Indonesia ke orang Jepang. Bidang saya sebenarnya biologi tapi karena ada kegiatan mengajar ini, saya jadi belajar Bahasa Indonesia juga. Saya sering kesulitan menerangkan penggunaan imbuhan dan lain-lainnya, yang menurut saya sebagai orang non-bahasa tidak terlalu konsisten penggunaannya. Jadi yang saya sarankan ke murid saya, lebih baik dihafalkan saja, hehehe…memang bukan guru yang baik. Menurut saya, bahasa apa saja punya keunikan masing-masing dan bisa menggambarkan budaya dan cara pikir masyarakat penggunanya. Salah satu keunikan bahasa Indonesia yang saya rasakan adalah penggunaan versi formal dan non-formal, atau di buku teks versus di kenyataan sehari-hari.
    Maaf ya tulis panjang di sini. Moga-moga Putri bisa semakin sukses dengan karir bahasanya!

    Balas
    • Hai, salam kenal juga :)
      Wah, makasih komennya. Masih belajar nge-blog n nulis juga kok. Jadi masih perlu menyempurnakannya juga..
      Ngajar di Jepang kah? Wah, hebat.. Cita2 juga bisa ngajar b.indo di Jepang/negara luar.. *curhat..hoho
      Iya, tuk beberapa pelajaran b.indo emang terkesan “ribet” dan “gak konsisten”. Tapi yaa itu lah seninya..hehe
      Bilang aja, orang Indonesia juga perlu menghafal grammar di b.ing, tulisan n kata2 di b.jepang, jd mreka juga harus menghafal “pelajaran” b.indo biar impas.. Bener apa yg situ lakukan.hehe
      *ikut panjang komennya.. :D

      Balas
  18. kaka

     /  21 Februari 2012

    sya pun sngt tertarik dg jurusan sstra indonesia…………
    bner mulai dlu sya blm mndptkn nlai bgus bhsa indonesia…
    memng sdkit terkucilkn ttpi sngt bermakna………………

    Balas
  19. Asrifin

     /  22 Maret 2012

    I like it..

    Balas
    • suci rahmadani

       /  5 Mei 2012

      waaahhhhh….kak putri saya Suci calon mahasiswa baru ni…Aku hoby banget debat,diskusi,dan dialog.Dan Insyaallah aku juga mau ambil jurusan bahasa dan sastra.Jadi nya aku tambah semangat dech ngmbil jrusan ini,sebab ni kak aku sering di ejek karena mengambil jurusan ini..tapiii…yaaa ga aku ambl pusing,karena minat dan bakat ku harus ku kembang kan disini….

      Balas
      • @ Suci: Alhamdulillah kalau sekarang udah bisa “gak ambil pusing”. Kadang2 kita emang perlu seperti itu. Jalani aja apa yang menjadi minatmu. Semangaaaaat! ^,^

    • Makasii :)

      Balas
  20. yogi

     /  22 Mei 2012

    kak .
    aku suka loh sama cerita yang kakak uraikan tadi .
    aku paling suka pelajaran bahasa indonesia .
    aku berharap sih ..
    bisa jadi seperti kak putri ..
    aminn

    Balas
    • Suka? Alhamdulillah :)
      Harus lebih dari saya doonk. Saya mah blm apa-apa..
      Semangat ya. Sukses.. :)

      Balas
      • yogi

         /  24 Mei 2012

        oke kak .
        klo boleh tau .
        tips agar mahir bahasa indonesia apa ya kak ??

    • Mahir bahasa Indonesia? Hmm,apa ya? Sebisa kakak aja ya. Maaf kalau salah. :)
      Kalau untuk bahasa Indonesia, bisa dimulai dari hasil tulisan kita sendiri. Buka lagi KBBI dan buku EYDnya, bisa juga liat pedoman bahasa baku, dll. Inget baik2 mana yang benar, terus diterapkan deh. Dengan pembiasaan, otomatis kemampuan bahasa Indonesia kita bertambah. :)
      Kalau untuk sastra, bisa dengan perbanyak jenis buku/karya yang dibaca. Dengan begitu pengetahuan, pemahaman, dan kemahiran kamu juga bisa bertambah. :)

      Balas
  21. lia

     /  9 Juni 2012

    kalo’x nganbil jrusan bahasa bsa jadi pramugari atau yang lain’x ga’ ka…?

    Balas
    • hmm, sepertinya bisa. Tp jgn lupa jg dgn beragam syarat tuk jd pramugari, misal: tinggi badan, kaca mata, jago bhs asing, dll.

      Balas
  22. kak…putri…makasih ya kak atas ceritanya…alhamdulillah kak aku keterima di jurusan bahasa Indonesia, tapi masih ada sedikit keraguan kak apa aku emang udah ditakdirkan di sini karena aku sendiri masih labil kak…

    Balas
    • waaah, maaf ya baru bisa bales :)
      dulu kakak juga mengalami apa yang kamu rasakan kok. bawannya tu mikir mulu: “aku emang ditakdirin disini kah? apa ini jalan hidupku kah?”
      tapi yaah, siapa yang tau selain Allah? So, life must go on.. Hidup berlanjut.. Kita akan tau kalau sudah menjalaninya.. berusaha nikmatin aja :)

      Balas
  23. jimmy

     /  23 Juli 2012

    hahaha… sama pengalaman kita kak, saya juga ditanya begitu. “kenapa ambil jurusan sastra?? gak ada yang lain apa”
    tapi karena memang saya suka sastra saya mabil aja,
    kakak kuliah di UNJ kah???

    Balas
  24. Wah, artikelnya keren! Benar-benar menggugah semangat saya!
    Terimakasih jeng Putri,,
    ngomong2 nih, tahun ini saya ngambil jurusan Sastra Indonesia di Universitas Jenderal Sudirman nih lewat jalur SNMPTN Tulis, kalau zaman nya mbak masih SPMB ya?..
    Tapi jurusan yg saya ambil itu ilmu murni bukan pendidikan,, ngomong2 apakah nanti yg akan dibahas juga sama kayak mbak putri terangkan yg diatas ? Apakah saya bisa jadi guru?

    Wah.. Saya jadi gak sabar jadi mahasiswa Sastra Indonesia! Kelihatannya setelah baca artikel mbak putri diatas hati saya jadi semakin semangat dan tergugah untuk mempelajari bahasa Tanah Air, Bahasa Indonesia!

    Kita Harus bangga dengan Bahasa kita sendiri. . :)

    Balas
    • Iya,dulu zaman saya msh SPMB #ketahuan deh tuanya,hehe
      Kalau yg non pendidikan, sastra dan bahasanya lbh mendalam lagi dipelajari. Lbh byk dibahasnya, praktik lapangannya pun berbeda dengan pendidikan. Nah,nanti biasanya di semester2 akhir akan ada penjurusan lagi, kamu mau sastra, bahasa, atau bahkan ada filologi di univ tertentu.
      Wah, pasti orang-orang pada semangat juga baca komen kamu.. :)

      Balas
  25. Frista

     /  2 Agustus 2012

    Mbaaaak, aku salut sama kamu :)
    Aku pengen banget jadi penulis, doakan yaaaa :D hehehe.
    Salam kenal

    Balas
  26. andy fahreza

     /  3 Oktober 2012

    Sip dah :-D
    makasih atas resensi nya
    Saya ajadi ga ragu lagi dengan tujuan saya ngabil jurusan bahasa indonesia

    makasih kakak :-)

    Balas
  27. Nadine

     /  19 Oktober 2012

    aku mau tanyak nih kak, kan saya SMA masuk jurusan Bahasa, nah kalau misalkan uda lulus SMA saya mau kuliah ambil sejarah bisa ga ya ? kan di jurusan ku ada Antropologi sma sejarah juga kak , enaknya gmna ya kak ?

    Balas
    • Bisa aja kok :)
      Banyak yg dulu SMAnya jurusan apa, eh kuliahnya apa, kerjanya jg apa. Kakak dulu jurusan IPA n kuliah bahasa Indonesia..
      Pilih yang kamu suka aja ya :)

      Balas
  28. Gampang dan mudah…. Itu cemohan orang tapi kenyataany tidak.
    Justru karna jurusan SASTRA INDONESIA kita dapat bebas berkarya melalui PUISI,PANTUN,CERPEN dan Banyak lagi .
    Dgn kata lain bisa dikatakan produser hehehe
    Asik kan

    Balas
    • Iya, banyak yang mikir kalau jurusan ini mudah, padahal gak juga..huhu
      Setujuuuuuuu :D
      Asiik bgt.. :)

      Balas
  29. nur hidayah permatasari

     /  18 November 2012

    kak aku mau tnya , apakah org yg masuk di fak. bahasa dan sastra indonesia itu harus udh bner2 paham sama bahasa indonesia ?

    Balas
    • gak juga, dulu kakak juga dari ipa. yg penting suka dulu :)

      Balas
      • nur hidayah permatasari

         /  6 Desember 2012

        sipp sipp , mksh kak atas infonya :)
        jdi semakin pasti mau masuk fak. bahasa dan sastra indonesia :)
        doain ya kak :) hehehehe

  30. andri

     /  27 November 2012

    hai kak putri
    saya salut dengan kak putri
    saya juga terimakasih. setelah saya membaca artikel di atas,saya sudah tidak minder atau malu lagi dengan jurusan sastra indonesia.
    kebetulan saya juga mengambil jurusan sastra indonesia, walaupun masih semester satu (hehehe).
    Jadi sekarang tidak ada alasan buat minder dan malu.

    ditunggu motivasi-motivasi terhebat dari kak putri (hehehehe).
    salam kenal dari saya.

    Balas
    • hehe, jd melambung nih dipuji2 gitu. :D
      tp makasih ya, dah mampir n komen :)
      salam kenal jg..

      Balas
  31. santa nyce

     /  10 Desember 2012

    luar biasa ya kak .hebat..hebat…

    Balas
  32. artikel yang menarik kak, saya suka membacanya.
    kelak kalo saya sudah lulus SMA saya mau ambil jurusan ini, karena saya yakin saya bisa seperti kakak. :D

    Balas
  33. Resky calm

     /  13 Desember 2012

    hemmmm……..kasihan temen aku ada yang nangis2 karena di tempatkan di kelas XI bahasa…Kalau aku sih bangga……padahal faktanya nilai Bahasalah yang paling rendah saat ujian..kenapa masih saja banyak ngeremehin…..;)

    Balas
  34. Hai kak Putri, aku mau nanya nih. Aku kelas 3 SMA, dan mau kuliah ambi jurusan ini. Tapi, aku masih bingung. Sastra Indonesia ini untuk anak IPA bisa tidak? Saya takut kalah saing sama anak IPS.

    Balas
    • Dulu kakak juga jurusan IPA di SMA, temen kakak juga banyak. Tapi Alhamdulillah kami bisa juga bersaing dengan anak IPS, bahkan bisa lebih baik. Dalam beberapa hal selama perkuliahan, jurusan IPA juga bisa menang banyak kok.. So, yakin dan semangat aja :)

      Balas
  35. Funny

     /  23 Desember 2012

    Kak,aku mau masuk jurusan ini.
    Tpi di SMA aku jurusan IPA.gimana tuh kak?
    Terus,kalau tes masuknya materi yang di ujiankan ipa/ips?

    Balas
    • Hmm, dulu kakak juga IPA. Tapi masuk univnya melalui jalur ujian mandiri jadi tidak ada IPA/IPS. Tesnya hanya kemampuan dasar (bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris) dan praktik. Tapi kalau kamu mau coba di jalur SNMPTN dllnya itu, mungkin kamu bisa cari infonya di univ yang mau kamu pilih juga dari tes yang kamu ikuti.

      Balas
  36. Shabrina Salsabila

     /  31 Desember 2012

    Kak.. aku cita-cita pengen jadi Penulis. Kira-kira cocok tidak ikut jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia? Atau lebih cocok dijurusan lain? Tolong kasih saran ya, kak…

    Balas
    • Kalau menurut kakak, dengan masuk ke jurusan bahasa Indonesia yang nantinya ada pemilihan program “sastra”, cita-cita kamu tuk jadi penulis novel/cerpen/drama akan semakin terarah karena kamu akan mendalaminya lagi. Ditambah dengan pelajaran tentang “kebahasaan”, tulisan kamu tentunya akan semakin baik.

      Balas
  37. Novi S. Purnamawati

     /  4 Januari 2013

    Selamat malam kak Putri & salam kenal, Aku Vivi diKal-Sel. Cerita kakak bagus banget, dari semua komen diatas kebanyakan bilang jadi tambah semangat setelah baca tulisan kakak, yang pastinya aku juga. Makasih banyak kak udah ngshare tulisan ini:-) sekarang aku masih kelas 12 SMA semester 2, rencananya aku mau nglanjutin ke Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Didaerah aku lagi rame2nya pada masuk sastra inggris, tapi buat aku untuk apa mempelajari sastra bahasa lain sedangkan kita aja belum tentu bisa berbahasa negara kita sendiri dengan baik. Selain itu, kita juga bisa nungjukin bahwa kita mencintai bahasa tanah air yang tercinta ini (waw, maaf ya kak jadi agak lebay:-P) aku suka berbicara didepan umum kak, tapi bukan berarti aku ini “Tong kosong nyaring bunyinya” yaa, hehee. Aku udah yakin banget bisa masuk jurusan ini, tapi satu kak yang bikin aku agak minder. Aku takut gak bisa konsen dijurusan ini waktu ngjalaninnya nanti, soalnya ya menurut aku belajar bahasa itu butuh konsentrasi penuh. Misalnya dosen ngasih aku tugas ngarang cerita atau apalah, terus aku lagi adanya masalah. Nah pasti aku jadi gak konsen, dan karanganku jadi jelek terus dapat nilai yang jelek juga. Bahaya banget..dan itulah sebenarnya tantangan yang bikin aku jadi ngebet banget pengen masuk ke jurusan ini. Maaf ya kak, panjang banget cerita aku ini. Tolong dikomen ya gimana trik kakak biar bisa selalu konsen sehingga bisa seperti sekarang dan lulus dg nilai yang bagus, makasih kak ;))

    Balas
    • Salam kenal juga Vivi..
      Yah, namanya manusia, apalagi masih pemula dalam menulis n mengarang, pastinya konsentrasi jadi hal yang suka mengganggu. Dulu kakak juga gitu. Males dan mentok waktu ngerjain tugas yang buaaanyaak mengarang n nyusun kata-katanya. Tapi yaa kuncinya satu: jangan males dan menunda. Kalau kita bisa ngilangin itu, dengan sendirinya ide, gagasan, dan konsentrasi kita akan pulih kok :)
      Atau kalau memang lagi penat banget dan gak bisa mikir, ada baiknya lakuin hal-hal yang bisa bikin mood kamu baik. Dengan gitu kamu akan bisa konsentrasi lagi :)

      Balas
  38. hai kk
    dlu ny aku SMK. tp, kuliah nya aku ngambil fkip bhs indo
    aku jg mahasiswi di FKIP Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. masih semester 1 sih ^_^
    apa yg kk alami, sama seperti yg ku alami saat ini.
    bnyak org yg menyepelekan jurusan yg kupilih ini
    termasuk ayahku dan abg2ku serta teman2ku jg
    terkadang aku berpikir. kenapa mereka begitu sepele dgn bahasa indonesia?
    aku sempat putus asa jg kak. dgn ejekan mereka.
    aku berfikir. apa ini sudah takdirku utk melanjut kan kuliah di jur tsb. padahal kn dlunya aku brasal dr smk

    Balas
    • Kakak cuma megang 1 hal untuk diri kakak, apa yang kakak lakukan sekarang, apa yang akan terjadi nanti, itu semua bukan kebetulan. Jadi, semuanya sudah takdir. Begitu juga dengan kamu. Takdir Allah yang bikin kamu masuk di jurusan bahasa Indonesia. Selagi kamunya enjoy, cinta, dan semangat di jurusan itu, kamu jalani saja. Omongan orang2 kamu jadikan semangat tuk buktiin kalau kamu bisa jadi “orang” nantinya..
      Banyak kok kesempatan karir tuk lulusan jurusan ini :)

      Balas
  39. Coney

     /  11 Januari 2013

    wow, artikel yang bagus.
    Gddo luck ya kakak! :)

    Balas
  40. Mey

     /  16 Januari 2013

    Salam kenal kak :)
    Aku suka banget sama Bahasa Indonesia dari SD kak. Alhamdulillah dari SD juga sampai SMA guru Bahasa Indonesianya menyenangkan. Insyaallah tahun ini aku kuliah kak. Setelah baca tulisan kakak itu aku jadi mantap ke prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Tapi ortu khawatir masalah prospek kerjanya. Bahkan menyarankan aku ke PGSD. Padahal jiwaku di PBSI kak. Gimana ya?

    Balas
    • salam kenal juga :)
      Klo PGSD biasanya hanya bisa ngajar tuk tingkat SD. tapi kalau kamu ambil prodi pend, bahasa Indonesia kamu bisa ngajar tuk tingkat SMP, SMA, bahkan SD. Kakak soalnya pernah mengajar tiga jenjang itu :)

      Balas
  41. tataaa__

     /  22 Januari 2013

    ka putri, makin tertarik buat masuk jurusan ini, ya walau aku mash smp ya ka xD tapi jujur dulu aku ga ada minat buat ngambil jurusan sastra buat kuliah nanti, soalnya kebetulan ortu.ku aktif dibidang kesehatan, jadi ya ikut kepengen jadi dokter xD tapi berhubung fisiku yg ga memungkinkan d bdang kesehatan, ga tau tiba2 aja tertarik pengn nyoba sastra xD
    maaf baru nemu blog ini ka, -,- jadi baru bisa baca -_- hehe, salam kenal ya :)

    Balas
  42. Gian

     /  24 Januari 2013

    Wahh .. Saya juga rencananya mau pindah ke jurusan sastra indonesia di kampus saya. Hmm, saya sangat senang menulis dan mengarang cerita. Karena itu saya ingin mempelajari tata cara menulis yang baik dan benar dan menjadi seorang penulis yang diperhitungkan. Terimakasih atas infonya …

    Balas
  43. nur cyahaya

     /  26 Januari 2013

    amazing kakaak…ini bagus banget utk motivasi.. terutama bwt saya yg insyallah akan menjurus pada prodi ini
    doain tercapai ya kakaak :-)

    Balas
  44. retno hernawati

     /  8 Februari 2013

    aku juga bercita-cita masuk jurusan sastra Indonesia setelah lulus nanti

    Balas
  45. mega

     /  10 Februari 2013

    iya bener kak .
    banyak orang yang meremehkan jurusan ini .
    tp saya masih pengen jadi mahasiswa jurusan ini :)

    Balas
  46. kaka maaf mau cerita nie ka.
    saya bingung mau melanjutkan kuliah dimna setelah lulusan SMA ini.
    menurut guru” dan Ortu sendri,,,
    Menyuruh saya ambil jurusan sastra B.indonesia

    saya sangat menyukainya jjur saja.
    saya jga ada niat, tpi yg saya takutin tes masuk perkuliahan itu
    sangat sulit atau tidak ? apa yakin saya bisa di terima ?
    kira” apa banyak siswa.a di bidang tersebut ?
    itu saja kaka …

    Balas
    • usaha dulu, masalah hasil belakangan. yg penting kamu udah usaha maksimal.
      kalau masalah tes, kamu bisa ikut SBMPTN. tentu saja gak mudah karena levelnya se-Indonesia. kalau tes mandiri dari kampus, yaa tingkat kesulitan berbeda. yang penting kamu usaha n tawakal. kalau emang jalannya di sana, pasti bisa. semangat!

      Balas
  47. wah, baca cerita Kak Putri bikin aku tmbah yakin mau msuk Sastra Indonesia

    Balas
  48. mba putri aku juga dari jurusan bahasa indonesia,tapi aku dari universitas swasta ,aku bingung dan ragu selalu dapat cemooh dan remehan dari orang lain. aku juga hampir putus asa. Menurut mba putri aku mesti gimana,?

    Balas
  49. erny

     /  1 April 2013

    HAYYY tmn”’,,,.. Z JGA JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA LHO,,. SKARANG Z SMESTER 6,,,,.. kalian jgan takut di remehkan,,,. bgtulah,,,. kta hruzz buktiin bahwa jurusan ini ngak seburuk yang mreka pikir,,.. mungQn jurusan ini d mata mreka ndk ada ap”x,,. tpi mari kita buktiin sama mreka bahwa kita bisa berhasil,,,.. z msk jurusan ini krna pengen jadi guru bahasa indonesia,,,,.. n lw di ijinkan oleh Tuhan z pengen banget jadi dosen,,,,,,… z juga suka nulis puisi,,,. thu sebabnya z masuk jurusan bahasa indonesia,,, jurusan ini memank sangat d remehkan,,. tapi apakah mreka yg Meremankn jurusan ini sudah mendapat nilai bagus slama mreka skolah,,,..

    Balas
  50. waow!!

    Selamat mbak atas kesuksesannya meyakinkhan diri sendiri dan beberapa orang yg blogwalking ke sini :D

    Klo boleh tau, sekarang kesibukannya apa yakk?
    *kepo*

    Balas
    • hehe, makasi ya. cuma sharing aja sih sebenernya,tapi ternyata responnya bagus. Alhamdulillah :)

      dari sekian banyak profesi yang bisa diambil oleh lulusan jurusan bhs indonesia, kakak memilih tuk jadi guru. jadi, sekarang kegiatan kakak mengajar :)

      Balas
  51. BSMILLAH
    halooo ka putri.. tulisan yang mnarik dan bermanfaat bagi merka yang yang menganggap enteng bahasa indonesia dan mnjadikan orang yang memplajarinya smkin trmotivasi_^. sya jga brminat ngmbil jurusan itu.. lbih baik mndalami bahasa sndri dulu he.. ka saya mau minta pndapat ka2, bgaimana dngan orang yang mngambil jurusan ini tu krna dianggapnya mudah (kurang menantang). apakah ini akan mnjadi masalah kedepannya? syukron

    Balas
    • makasih yaa :)
      masalah menantang/tidak, tentunya berbeda tingkatannya bagi tiap orang. hanya saja menganggap enteng sesuatu itu tidak bagus juga. kita bisa jadi takabur/sombong. kalau masalah yg ditimbulkan karena hal itu, bisa berbeda juga dampaknya. misalnya, kalau ternyata dia sudah PD dan yakin bisa mengerjakan tugas A, tapi ternyata hasilnya tidak bagus, dia bisa jadi drop sendiri. lalu jika cenderung menganggap enteng, maka ilmu yg didapat tidak akan masuk karena sudah kita tolak mentah-mentah. jadi mungkin masalahnya lebih ke dampak psikologis aja sih..
      Yang perlu diingat, bahas indonesia gak semudah yang selama ini dipikirkan masyarakat. Lalu pastinya ilmu yg kita dapatkan juga akan tetap membuat kita berucap “ooooo” yang artinya kita ternyata belum tau hal itu. :)

      Balas
  52. Wah mantap Nih Bisa Memperdalam puisi-puisi juga

    Balas
  53. Febrina

     /  9 Mei 2013

    Hai, Kak Putri. Halo semuanya :D
    Saya Febrina. Semester 2 Jurusan Bahasa Dan Sastra Indonesia di sebuah universitas Medan (nama instansi disensor) wkakaka
    Awalnya saya minder masuk jurusan itu. Apaan sih anak SMK jurusan Akuntansi tiba-tiba masuk Sastra Indonesia. Lari kali bah!
    Namun saya mencoba menikmati saja. Ternyata Sastra Indonesia memiliki peran besar terhadap pendidikan indonesia (selain jadi guru, dosen, dll). Coba kaitkan saja sastra dengan budaya. Entar ngerti deh hehehe (maaf susah jelasin). Selain itu, Ekonomi kreatif darimana? Dari Sastra Indonesia! Dengan memanfaatkan sastra (folklor serta kearifan lokal). Ekowisata? Juga iya! Menggali teks naskah kuno (kekayaan budaya indonesia; Filologi)? Juga iya! Sebenarnya Sastra Indonesia itu keren abis, cuy. Hanya saja dewasa ini lebih mementingkan materi ketimbang peran. Padahal peran jauh lebih berharga daripada materi. Yaa walau bagaimana pun memang materi yang dibutuhkan hehehehe XDDDDD

    Balas
  54. waaaaah, seru bangeeeeeeet ya mba’, ada puisi dan drama, pkoknya yg berhbungan dengan sastra, …. Pingin bangeeeet, tahun depan jurusan ini, Tapi apakah Tes masuk jurusannya sulit apa engga’ ya mba’ ? trus Kurikulumnya apa yg saya harus persiapkan, dan lagi, saya hanya bermodal ijazah persama’an, karena saya jebolan pesantren salaf, jadi tidak punya ijazah Formal SMA, mohon sarannya ya mba’, …. *terima kasih sebelumnya
    semoga allah membalasnya dengan lebih, *Amin

    Balas
    • wah,pertanyaan kamu berat ya. kakak takut salah jawabnya,huhu
      kalau sulit atau tidak, tentunya kamu harus berusaha maksimal. kalau ikut tes skala nasional, kamu harus menguasai pelajaran, strategi, n ketepatan memilih PTnya. soal ijazah, mungkin bisa kamu cari tau di univ yang mau kamu tuju. Juga cari tau ttg peraturan tes masuk PTN yang akan diadakan.

      Balas
      • Lo ? hehehe… sulit ?,
        *Garuk – garuk kepala
        Maaf mba’, sebelumnya saya memang tidak tahu sama sekali tentang dunia perkuliahan, Tes skala nasional itu apa ya mba’ ?
        Emmm… pelajaran, strategi dan ketetapan PTnya ? ini bisa kita dapatkan dimana mba’ ?

  55. nurul

     /  14 Mei 2013

    kalo jurusan bahasa, suka b.arab wktu kuliah ambil jurusan apa

    Balas
  56. nurul

     /  14 Mei 2013

    kak kalo saya uka pljrn bahasa arab lebih baik aambl jurusan agama atau bahasa saya msih kls 10 sma mau naik kls 11

    Balas
  57. terima kasih kak putri sudah share pengalamannya :-) saya tmbah semangat kak putri, dr smp sy bercita2 jd dosen atau guru b.indo . namun tdk jarang saya minder dg cita2 saya. :-( tp insyaallah saya bs menjalaninya. sy juga jurusan ipa tp sy pengen kuliah di UNESA jurusan pendidikan bhs indo. hehe :)

    Balas
  58. halo kak putri, saya intan. makasih ya kak atas infonya, jadi semangat buat ngambil jurusan pendidikan bahasa dan sastra indonesia.awalnya ada dua pilihan, managemen dan pndidkan bahasa & sastra indonesia. manajemen, karena saya SMK jurusan akuntansi. setidaknya itu berkaitan menurut basic yang saya ambil sebelumnya. tapi kok masih ragu. saya suka sastra yang berkaitan dengan cerpen,puisi dan drama. maaf kak jadi curhat :D kelebihan memilih jurusan sastra indonesia dibanding pendidikan bahasa & sastra indonesia apa ya kak? terimakasih atas waktunya :) salam kenal

    Balas
    • kelebihan sastra dibanding pendidikan, akan lebih besar porsi belajarnya tentang sastra. lebih dalam, lebih banyak yang dipelajari, so ilmu tentang sastranya lebih banyak.
      ya, salam kenal juga :)

      Balas
  59. Hai kak, kakak jurusan pendidikan sastra dan bahasa indonesia UNJ bukan kak?:)

    Balas
  60. terima kasih inspirasinya, kakak! :)

    Balas
  61. tika

     /  10 Juni 2013

    mengesankan dan sangat menginspirasi kakak,, salam kenal ya :) :)

    Balas
  62. Isty

     /  12 Juni 2013

    ibu saya juga menginginkan saya masuk jurusan bahasa dan sastra indonesia juga. Awalnya saya gak mau, tp setelah baca sepertinya mengasyikkan ya, kalau kuliah di jogja atau di bandung sebaiknya kuliah dimana ? Dan universitas mana yg ada jurusan bhasa dan sastra indonesia?

    Balas
    • kalau soal bandung/ jogja, rasanya kamu yang paling tau mana yang baik tuk kamu. bukan saja soal kampusnya, tapi juga biaya hidup, pergaulan, dll. kalau bandung ada di UPI ya? itu bisa dibilang kampus pendidikan yang “sedikit” lebih mahal dibanding univ pendidikan lainnya (berdasarkan info dari kawan-kawan). kalau jogja di UNY? di sana lebih “bersahabat” biayanya.. kalau mana saja yang ada jur indonesia, mungkin bisa kamu tanya “mbah google” aja. lebih akurat.hehe.. :)

      Balas
  63. Riyan

     /  13 Juni 2013

    Bagus banget. Saya jadi semangat kuliah di Jurusan PBSI

    Balas
  64. m.yusrin

     /  14 Juni 2013

    hy kak sya jga maw masuk jurusan itu tp syA orangnya pemalu jd gimana donk ngatasinnya kak tp satu lagi pertanyaanku kak yang pengen masukin aku kejurusan itu pacarku yang maw banget gimana komentar kk…………

    Balas
    • pemalu? kalau kamu mau berubah lebih terbuka dan berani, pasti bisa. ada jalan kalau mau usaha. lagipula dengan beragam kegiatan dan pembelajaran yang ada, mau nggak mau, kamu akan dan harus berani. semuanya proses. yang jelas harus berani coba dulu.. :)
      yang mau kuliah kan kamu, kamu yang akan jalani semua prosesnya. baiknya apa yang sesuai sama keinginan kamu. pacar boleh kasih masukan dan saran, tapi balik lagi ke kamu. apa yang terbaik menurut kamu. dia juga pasti ngerti kok..

      Balas
  65. Hm.. Bagus yah artikel nya. Kebetulan aku suka banget sama pelajaran bahasa indonesia, oh ya kalo kuliah jurusan itu SMK nya jurusan mana yah?

    Balas
    • mksudnya jurusan apa di SMK yang bs masuk ke jur bahas indo di univ? jurusan apa aja bisa kok. gak mesti dr smk jg..

      Balas
  66. firaa

     /  3 Juli 2013

    hai kak terimakasih suda mau buka pikiran saya hehehe saya barusan keterima jadi mahasiswa di sastra indonesia saya bingung prospek kerjanya dan saya memang ada minat di bahasa indonesia cuman nggak seminat di inggris kejadian yg dialami kakak trjadi di saya.. saya ngambil sastra indonesia hanya untuk cadangan saja… saya bingung sekarang karena saya tidak terlalu faham dengan pel bahasa indonesia

    Balas
    • prospek kerja sudah ada di atas, tinggal baca :)
      kalau mau belajar, pasti paham kok..

      Balas
      • hy kak saya kan baru msauk mahasiswa tahun skrang ,,,jdi saya mendapat jurusan bahasa indonesia ,,dan orang lain banyak menganggap jrusan itu remeh saja kak
        tp ku PD KAN SAJA DIRI KU INI KAK,,tak peduli pa kata mereka
        apakah itu bnar kalau jrusan bahasa indo tak berguna kalu ntuk cari prkerjaan KAK?

    • Kalau kamu pede, kenapa masih ragu tentang prospek kerjanya? Semua ilmu itu pasti berguna, termasuk bahasa Indonesia. Dan apa alasannya, pekerjaan apa yang nantinya bisa dipilih, sudah disebutkan di atas..

      Balas
  67. Eko Cahya Dinata

     /  6 Juli 2013

    Terimakasih untuk pencerahannya seputar keistimewaan bahasa indonesia.

    Balas
  68. Asalam’alaikum .
    Kak terimakasih udah mw jelasin mengenai bahasa & sastra Indonesia..
    Saya MABA di Gorontalo saya lulusan SMK teknik,
    gk taunya lolos di fakultas ini.
    Dan Awalnya saya ragu namun dengan penjelasan yg kk berikan saya jadi tau & semangat:-)

    terimakasih dan salam kenal.

    Balas
    • Waalaikumsalam.
      Wah, syukur Alhamdulillah kalau begitu. Tetap semangat ya :D

      Terima kasih kembali dan salam kenal juga :)

      Balas
  69. Wah kak putri, nama q juga Putri lhooo 😊😊 dan aq juga jurusan sastra Indonesia 😊

    Balas
  70. kak, aku mau tanya, aku kan selesai sma ada rencana mau ambil sastra indonesia, yah alesannya aku suka bahasa indonesia dari sd, trus setiap ada pertanyaan mengenai cita-cita aku suka bingung kira-kira kalau lulus dari sastra indonesia mau jadi apa. aku cerita sama temen ttg niat aku malah mereka kesannya ngeremehin dan bilang ‘mau jadi apa lu nanti? guru bahasa indonesia?’ kalau mengajar bahasa indonesia di luar negeri itu harus s1 s2 atau s3 ya ka? aku ngincer profesi itu soalnya haha

    Balas
    • Kalau mengajar bahasa indonesia untuk orang asing dikenal dengan nama BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing). Kamu bisa browsing ttg itu untuk lebih jelasnya. Tapi dari kuliah, kalau memang minat kesana, kamu bisa ambil mata kuliah itu untuk mata kuliah pilihan di semester akhir (di kampus pendidikan tempat saya, kurang tau kalau di kampus lain).

      Balas
  71. Mochamad Rilo Darmawan

     /  25 Juli 2013

    Assalamualaikum wr.wb.
    Nama saya Rilo, dari kalbar tepatnya di Kota Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi.
    Saya sekarang duduk dikelas XI-Ipa (2013/2014), curhat sekilas tentang masa depan, sempat belum terfikir dibenak saya kedepannya ingin menjadi apa. Pusing dalam memikirkan penjuruan kuliah, karena sempat belum terbuka pemikiran saya. Jujur saja, dari jiwa saya, sifat saya, dari kecil, yang namanya “Menulis dan Mengarang” itu sudah menjadi hobby, tapi tak pernah dikembangkan -_- karena faktor MALAS u,u. Jujur, pribadi saya adalah anak yang nakal, usil, tetapi pendiam, Menulis dan Mengarang itu mungkin bakat terpendam dalam jiwa saya :D hehe.. Dilihat dari sebelum-sebelumnya, nilai-nilai dari SD, dan SMP untuk mapel Bahasa Indonesia saya, cukup memuaskan karena saya suka dengan mapel Bahasa Indonesia :D
    Terfikir kembali tentang masalah ini, membuat saya menjadi terinspirasi kedepannya untuk mencoba kuliah di jurusan Bahasa dan Sastra ini. Namun, jauh pemikiran saya tentang masalah pekerjaan ? bagaimana kedepannya tentang pekerjaan yang akan saya dapat ? apa berdasarkan dari salah satu contoh diatas ? itu sangat membuat saya bingung, mungkin masih terlalu belia untuk saya memikirkannya :), tetapi Insyallah setelah membaca sepenggal cerita diatas sangat menginspirasikan saya, memotivasikan saya kembali :), terimakasih kk :)
    Singkat kata, Wassalamualaikum wr.wb.

    Balas
    • Terima kasih kembali.. :)

      Balas
      • kak putri aku mau nanya donk. .
        Emang jrusan bahasa & sastra indonesia sama sastra indonesia itu beda yah ??
        Terus ,klo sastra indonesia sndiri apa masih kebagi lagi program materinya ??
        Mkasih kak buat jwabanya . . ;)

  72. kiky

     /  29 Juli 2013

    Ka, saya ingin bertanya kalau kita ingin menjadi dosen itu apakah kita harus memilih pendidikannya ?
    Terimakasih ya kaaa :-)

    Balas
    • ilmu tuk mengajar n mendidik hanya didapatkan dari jurusan pendidikan. jadi alangkah baiknya kalau ingin menjadi guru/dosen ditempuh dgn latar belakang itu.

      Balas
  73. sama nih ka.
    thn depan aku juga niat ambil sastra indo.
    sebelumnya bingung mau ambil jurusan apa kalo kuliah~
    samaa kaya kk juga, aku pasti digituin sama temen2 “kenapa gak sastra inggris aja”
    oalah, yang namanya ilmu pasti bermanfaat..

    Balas
  74. inilah kekuatan sastra, terkadang saya juga dibuat minder sama teman saya. tapi coba dibayangkan, jika tidak ada Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, siapa yang nantinya akan mengajari kita dan adik-adik kita bahasa Indonesia dengan benar ? toh sekarang Bahasa Indonesia saja sudah tergeser oleh populernya bahasa asing, termasuk juga bahasa planet (alay) . Miris -_- saya suka sastra. I love Literature :)

    Balas
  75. zudin kafrel

     /  6 Agustus 2013

    aku jurusan bahasa indonesia, dan memang minta ampun susahx….tp lw di jadikan suatu kebiasaan untk mempelajrix,mlah asik…untk jurusn bhsa dn sastra ini harus org yg pux jiwa seni yg tinggi…

    Balas
  76. aha

     /  7 Agustus 2013

    boleh tau gak sekarang mbaknya kerja apa?

    Balas
  77. nuranggraini

     /  14 Agustus 2013

    semua jrusan itu sama bagusnya tergantung kita sendri yang mengapikasikannya di dunia kerja.
    buat apa sih kuliah hanya cri gaya.???bagus dong .kalau jrusan kita itu lebih mudah dari mereka kan kesempatan untuk meraih cita-cita kita lebih gampang.
    logikanya aja deh, kalau jurusan kita begitu sulit tentu masadepan kita trancam dong,iya klau kita bisa mengaplikasikannya di dunia kerja lau tidak,nganggur dong setelah wisuda,ya mugkin bisa di karnekan ipenya jelek semua,dan dia benar2 tidak menguasi jurusan dia ya bisa dikatakan tidak profesional.,

    Balas
  78. selamat siang kak :)
    ane mau nanya tentang prospek kerja lulusan dari sastra indonesia S1 UNSOED :)
    begini ” Prospek Lulusan
    Ahli bahasa dan sastra, editor bahasa, peneliti bahasa dan sastra, penerjemah, wartawan, pengajar, dll. pict : http://prntscr.com/1m3s6x
    dan yang ane pengin tanyakan itu yang dimaksud pengajar diatas apakah pengajar jadi guru atau apa kak ane masih bingung nantinya tidak bisa jadi guru karena saya pengin jadi guru :)
    terimakasih :)
    kalo bisa bales via email saya ya kak : xgangsacrew@gmail.com

    Balas
    • pengajar : guru, dosen..

      kalau sudah niat jadi guru ditambah kemauan untuk terus belajar pasti bisa jadi guru.

      Balas
  79. Kak, bolehkah saya bertanya? Saya berniat memilih jurusan bahasa di Sekolah. Jika saya lulus, kira-kira jurusan studi kuliah apa saja yang bisa saya pilih? Terima kasih :)

    Balas
  80. Kak, bolehkah saya bertanya? Hehe. Saya berniat memilih jurusan bahasa di Sekolah nanti. Setelah saya lulus, kira-kira studi kuliah apa saja yang bisa saya pilih? Terima kasih :)

    Balas
    • kamu suka bahasa apa? Indonesia? Inggris? Jerman? Jepang? Mandarin? Arab? Perancis? tinggal dipilih dan dilihat universitas mana saja yang ada jurusan tersebut.

      Balas
  81. ovi

     /  7 September 2013

    doakan saya semoga dapat mengikuti jejak kakak, saya ingin mengambil jurusan pend. bahasa dan sastra indonesia .. :)

    Balas
  82. Maria Sinta

     /  15 September 2013

    hhmm.. kak, saya pengeeeeeenn banget ambil jurusan sastra indonesia. tapi saya masih butuh motivasi dan seorang motivator seperti kakak. bantu saya ya kak?? :0 :)

    Balas
    • Waah, saya masih jauh sekali untuk jadi motivator. Masih kurang ilmu. Tapi kalau tulisan ini membantu, syukur Alhamdulillah :)

      Balas
  83. Zulfa Amalia

     /  24 September 2013

    tersenyum geli baca tulisanmu kak, menarik sekali dan patut untuk dibaca semua orang yang masih menganggap remeh jurusan “sastra indonesia”. aku mahasiswa jurusan sastra indonesia Universitas Jember yang saat ini sedang menempuh semester 7. banggalah menjadi calon sarjana sastra karena gak semua orang tertarik dengan jurusan ini, tetapi aku dari awal telah meniatkan diri untuk terjun dalam dunia sastra indonesia. jurusan ini keren kok, hanya mereka saja yang gak keren dan menganggap jurusan ini enteng.

    Balas
  84. aku juga jurusan PBSI tepatnya MABA, eh buku apa aja sih yang wajib dibaca di jurusan ini, kasih tahu dong lengkapnya ? kalau ada link ebook yah,,,makasih :D

    Balas
    • buku wajib? mungkin tergantung universitasnya ya..
      kalau di UNJ, ada beberapa buku karangan dosen dan buku umum. Tunggu perintah dosen saja, buku apa yang harus kamu miliki.

      Balas
  85. Wahyu Anggraeni

     /  1 Oktober 2013

    Wooowwww, menarik bgt saya jadi semakin yakin untuk mengambil jurusan ini.. :D;)

    Balas
  86. makasih ya kak…?
    saya semakin semangat untuk mengambil jurusan sastra..
    meskipun banyak yang meremehkan sastra..
    tapi saya tetap ingin mengambil jurusan sastra, karena saya suka menulis, drama, dll.
    saya juga sering ikut lomba menulis, meskipun saya sekolah di SMK jurusan kimia…
    (maaf curhat) hehehe

    Balas
  87. buddy septian

     /  7 Oktober 2013

    hahahaa.. gampang aja ngladenin pertanyaan seperti itu… saya pernah berdebat soal ini.. disuruh jadi marinir tapi saya berpihak di keguruan… kalo ada yang bertanya “mengapa mengambil jurusan PBSI??” jawab aja.. karna saya tidak mau pusing pusing dalam kuliah.. lebih enak yang santai santai… “(hahaaa.. padal diotak rasanya seperti mau pecah pas banyak tugas) dalam hati… (ingat hasil akhirnya nanti)
    pasti yang nanya cengar cengir…

    Balas
  88. Nadyannisa Pratiwi

     /  11 Oktober 2013

    Kak, saya mau tanya.
    Kalau yg saya tau, jurusan ttg Indonesia itu ada 2. Pendidikan bahasa indonesia, sama Sastra Indonesia. Nah kalau di jurusan pendidikan bahasa indonesia, itu belajar sastra juga ga yah?
    Soalnya aku suka sastra, tapi ortuku nyuruh aku ke jurusan pendidikan aja.
    Makasih kak sebelumnya.

    Balas
    • Sudah dijelaskan di atas, coba baca baik-baik. :)
      Di pendidikan, tetap ada pelajaran sastra yang porsinya lebih sedikit dibanding jurusan sastra.

      Balas
  89. yuda

     /  2 November 2013

    Wah makin tau dengan jurusan bahasa dan sastra indonesia..
    Toh di sekitar kita masih banyak mereka” yg tidak bisa baca dan tulis,
    Jadi kemungkinan besar kita sangat bermanfaat…

    Thanks infonya

    Balas
  90. anianin

     /  24 November 2013

    mbak, saya dari jurusan ipa. jujur, saya pengen banget jadi penulis terkenal kayak dee lestari. jadi saya pengen masuk sasindo. tapi kata ortu saya, ‘buat apa masuk kesana, toh penulis juga nggak mesti dari jurusan sastra. menurut mbak gimana?

    Balas
  91. finia pratiwi

     /  27 November 2013

    hi ka putri, makasih motivasinya. kebetulan aku SMA ambil jurusan bahasa dan budaya, awalnya minder bgt udh banyak yang nanya knp pilih bahasa, bingung mau jawab apa. tpi setelah baca ini motivasi bgt. makasi :)

    Balas
  92. kojiharunyan

     /  14 Desember 2013

    kakak di universitas mana? .__. aku masih sma sih, tapi aku udah ancang2 nanti kuliahnya mau jurusan sastra indonesia hehehe artikel ini bikin aku tambah yakin hehe :)

    Balas
  93. hay kak, saya mahasiswa tingkat 1 di salah satu ptn di bandung. Saya berniat untuk mengulang tahun depan dengan mengambil jurusan sastra, terima kasih atas info nya yang membuat saya lebih memiliki tekat yang kuat:)

    Balas
  94. amalia dwi karina

     /  4 Januari 2014

    oh iyah kak saya mau bertanya, yang pengen masuk satra itu harus punya ketertarikan terhadap bacaan satra nggak ? trus kakak kuliah dimana?
    makasih :)

    Balas
  95. Nurul Wilda

     /  5 Januari 2014

    jadi pengen masuk jurusan bahasa dan sastra indonesia,semoga bisa tercapai

    amin =D

    Balas
  96. ka, aku mau tanya, sekarang kan aku kelas 12, kira2 kalau nilai rata2 aku 86 bisa ga ya masuk ke jurusan pend bhs dan sastra indonesia ? Soalnya aku suka banget nulis cerpen, puisi gitu kak, mohon jawabannyua ka :) terimakasihh..

    Balas
  97. kak, kalo jadi kalo kita milih jurusan pendidikan bahasa dan sastra indonesia, kita disuruh milih lg mau jurusan pendidikan bahasa indo atau sastra indo, gitu ya?
    kalo menurut kakak, prospek kerja yg bagus, jurusan pendidikannya atau sastranya?
    dan kalo pilih yg pendidikannnya diajarin materi yg ada di sastranya gak? dan sebaliknya.

    Balas
  98. aulia

     /  19 Januari 2014

    Wahhh tambah semangat buat ambil jurusan bahasa indonesia…

    soal orang yg suka ngeremehin jurusan ini apa mereka tdk berpikir bahwa bahasa indonesia mereka saja masih amburadul sok ngeremehin jurusan ini ckckckc

    Balas
  99. hai kak. aku pengen banget loh masuk jurusan sastra tapi aku ada dijurusan ipa. minta sarannya dong kak? aku tetep ambil jurusan itu atau pindah kelain jurusan yang notabennya eksak?

    Balas
  100. fahmi fachryzall syaputra

     /  22 Januari 2014

    Semakin besar aja hasrat saya ingin pindah jurusan ke sastra. Jadi anak ekonomi pusing apalagi jurusan yg saya ambil akuntansi pajak.
    Thanks putri atas sharing nya :) jadi pindah jurusan nih hehe

    Balas
  101. juniarti

     /  23 Januari 2014

    ka skarang aku kls 12,,,,aku pngen banget msuk Prodi ini tapi aku takut kak…kalau aku kuliah di jurusan ini aku takut ga bisa ngejalaninnya kak….menurut kakak susah ga sih kuliah di jurasan ini?…

    Balas
  102. alicia maya

     /  24 Januari 2014

    aku dari smp udah suka siaran di radio kak , terus sekarang sya pngin ambil pendidikan b.indo . saya kira cuma bisa jadi guru , ternyata stelah baca postingan kakak jadi tambah pengen masuk fak itu :D

    Balas
  103. bunga intan permatasari

     /  25 Januari 2014

    seperti nya seru yah ambil jurusan bahasa indonesia, kalau menyimak udah panjang ceritanya , mungkin agak rumit yah untuk menjabarkan nya ya ? :-)

    Balas
  104. awasmati

     /  1 Februari 2014

    waah alhamdulilah nambah pengetahuan..waaah bagus bgttt!!! jadi minat bgt mau masuk jurusan sastra gak sabar pengen kuliah padahal sekarang masih kelas 2 sma hehehe

    Balas
  105. Dian Anggraeni

     /  4 Februari 2014

    Saya juga dari jurusan yang sama dgn Anda, tp kenapa ya untuk menjadi seorang guru Jurusan Bahasa Indonesia jarang muncul dalam kuota/formasi penerimaan CPNS?

    Balas
  106. makasih banget kak, cerita kakak buat saya tambah yakin buat masuk ke Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia :D

    Balas
  107. Tulisan yang menarik :)

    Balas
  108. aulia

     /  24 Februari 2014

    jadi pngin cepet” llus terus ambil jurusan sastra ind., uhuyyy cita”ku dari dulu.,
    lebh banyak cerita lagi ya kak.,.

    Balas
  109. septia

     /  25 Februari 2014

    Kalau ambil jurusan guru bahasa indonesia pekerjaan sampingan apa ya yg cocok ? Kn kalau bhs inggris,matematika,dll bsa jdi guru privad.tapi kalau bhs indonesia?

    Balas
  110. Leni

     /  4 Maret 2014

    Hai ka :)
    seneng deh baca tlsan kaka :)
    ka saat ini ak klas 3 SMA kak ?
    Kbtln lagi pengin ambl sastra indonesia bsk kalo lulus :)
    terus denger crta kaka buat saya semangt dan memahami , ternyata indah dan tdknya sesuatu dlam hdup kita tergantung kita menyikapinya aku yakin aku bisa kak:)

    Balas
  111. christian bonya

     /  11 Maret 2014

    makasih buat infonya, berguna banget ini

    Balas
  112. aim

     /  26 Maret 2014

    Wah, jadi gak terombang ambing pemikiran saya setelah baca post ini.
    Makasih banyak ya mba, saya sdg persiapan utk ambil jurusan ini. ;)

    Balas
  113. saya mau ttanya
    di universitas mana saja yang akreditasi A dan memiliki jaringan yang luas untuk prospek kerja untuk jurusan bahasa dan sastra?

    Balas
  1. Berbahasa Satu, Bahasa Indonesia « evRina shinOda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Facebook

  • Arsip

  • Kategori

  • Tag

    akad nikah B1A4 bahasa Indonesia baro batik berbicara choi jong hun cinta cita-cita fanfiction film film barat film indonesia filosofi ft island gongchan guru iko uwais jinyoung jogja kampus keluarga korea kuliah lamaran membaca mengajar menulis menyimak motivasi moto gp my wedding novel pedrosa pernikahan persahabatan puisi renungan resepsi sarjana sastra Indonesia sekolah dasar semangat seserahan the raid wisuda
  • Komentar Terakhir

    sebastian on Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    aim on Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    christian bonya on Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Leni on Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Hendro kobez (@hendr… on Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    septia on Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    aulia on Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    unknow on Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Puspita Dwi F on Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Dian Anggraeni on Kenapa ambil jurusan bahasa da…
  • Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.

    %d bloggers like this: