Biaya Persalinan RS Hermina Grand Wisata 2015

Dari judulnya pasti cukup bikin merinding disko gimana gitu. Secara yaa, tiap tahun biaya persalinan itu selalu naik. Lalu bagaimana dengan di tahun 2015 ini?

Waktu kontrol di Hermina Grand Wisata kemarin, aku dan suami digiring untung bertemu bu bidan yang standby di meja dekat pengukuran tensi dan berat badan. Dari beliau ini lah kita diberitahu biaya persalinan untuk tahun ini. Agak syok juga sih mau melahirkan aja biayanya yang MasyaAllah banget. Tapi yaa inilah langkah untuk menjadi orang tua. Kudu siap toh? Hihihi

Berikut aku foto rincian biayanya. Kata bu bidan biaya paket ini biasanya ditambah sekitar 2,5juta lagi tuk obat dan administrasi. Jadi bisa dihitung-hitung lagi kira-kira bakal habis berapa yaa, Mom..

image

Nah, selain soal biaya persalinan aku juga diberi kartu untuk mengukur tendangan bayi jika nanti sudah tepat 28week. Kebetulan saat itu aku baru 27week. Ini wujud kartunya..

image

Kartu itu diisi tiap hari dengan waktu terserah kita. Durasinya biasanya 1 jam untuk mengukur 12 gerakan janin atau tendangannya. Tapi aku udah mulai ngukur gerakan debay juga sih, bukan ditulis di kartu itu melainkan pakai aplikasi yang bisa diunduh di playstore. Ini penampakan aplikasinya..

image

Nama aplikasinya A+ Mama, Mom.. Kalo aku bilang sih lebih praktis karena tinggal “klik” aja. Hasilnya tinggal dipindahin ke kartu dari bu bidan deh.. 😄

Kontrol Pertama dengan Dr. Regina Tatiana Purba, S.POg

Sabtu, 11 April 2015 kemarin aku bersama misua (dan calon anak kami, eaaaa.hehe..) pergi ke RS Hermina Grand Wisata untuk kontrol bulanan. Kalau sesuai jadwal, seharusnya kami kebagian kontrol jam 12 siang, tapi pagi harinya dapat sms dari RS yang mengabarkan kalau Dr. Regina jadwal praktiknya diundur mulai jam 2. Alhasil karena aku dapat antrian 12, jam 2 itulah kami baru berangkat dari rumah. Untungnya tidak begitu jauh dan tidak macet. Kira-kira jam setengah 3 lewat, kami pun tiba di sana. Read the full post »

Trimester Kedua yang Akan Segera Berakhir

Alhamdulillah, kehamilanku kali ini bisa berjalan sampai penghujung trimester kedua. Semoga kehamilan ini akan terus sehat hingga waktu kelahirannya. Aamiin. Berbicara soal trimester dua, bisa dibilang ini adalah saat terenak selama kehamilan. Tak ada lagi mual muntah, nafsu makan juga tinggi. Berbeda sekali dengan trimester satu kemarin. Yang membuanya lebih terasa “waw” adalah saat dimana gerakan janin di dalam rahim mulai terasa. Masya Allah, nggak hentinya aku mengucap syukur atas gerakan-gerakan yang terjadi di dalam perutku.

Awalnya aku sempat panik juga saat gerakan janin belum terasa diusia 18 minggu kehamilanku. Dari blog dan forum ibu hamil yang kubaca, mereka rata-rata sudah merasakan gerakan janin diusia 16 minggu, bahkan sebelum itu. Lalu aku kapan? Alhasil menjelang usia 19 minggu, aku mulai serius berbicara pada janinku. “Dek, Bunda udah nggak sabar pengen ngerasaain gerakan kamu. Bunda pengen mastiin kalau kamu sehat dan baik-baik saja di perut Bunda. Jadi, tolong kasih tanda ke Bunda ya. Beri Bunda gerakan-gerakan kamu.” Dan nggak lama kemudian, eng ing eng.. Aku mulai merasakan ada yang bergerak di perutku. Rasanya? Entahlah, sulit diungkapkan dengan kata-kata. Tapi yang jelas serasa ada “grek grek” dan yang berjalan di perutku. Makin hari gerakan itu makin terasa. Bahkan sudah mulai menendang, memukul, atau apapun itu yang membuat perutku berdenyut-denyut. Yaa memang intensitasnya tidak sering dan tidak selalu terasa. Mungkin karena perutku memiliki lemak yang tebal jadi kurang terasa..hehe Read the full post »

[Late Post] Trimester Pertamaku

Subhanallah, tak hentinya syukur kupanjatkan pada Allah atas anugerah yang luar biasa. Dengan tetap ada rasa dagdigdug karena khawatir apa kehamilanku ini bisa bertahan dan tak gugur seperti sebelumnya, aku berusaha terus berpikir positif dan meyakinkan diri bahwa jika Allah memang sudah berkehendak memberiku anak, pasti akan baik-baik saja. Alhamdulillah, trimester pertamaku kemarin berjalan lancar.

Well, kehamilan ini berbeda dengan kehamilan yang pertama. Dulu, aku bisa dibilang hamil kebo. Tanpa mabok dan nafsu makan banyak. Hamil yang sekarang, MasyaAllah.. Pagi siang sore, mual dan muntah selalu menghampiri. Telat makan, pasti muntah. Salah makan, muntah juga. Sempat hati ini mengeluh, tapi lagi-lagi karena dukungan suami dan keluarga aku bisa melaluinya dengan lebih mudah. Read the full post »

[TO BE A MOM] Alhamdulillah, positif!

Alhamdulillah, syukur tak hentinya kami panjatkan atas karunia yang luar biasa di bulan November kemarin. Setelah sekian lama menanti, setelah segala upaya dilakukan, setelah kepasrahan akhirnya hinggap, Allah akhirnya menjawab doa kami. Pertengahan November aku dinyatakan positif hamil.. :)

Subhanallah sekali, kehamilan kali ini. Datangnya benar-benar tak terduga. Aku yang sudah sepenuhnya merasa ikhlas atas takdir Allah, justru mendapatkan apa yang kumau. Memang, di saat kita sudah benar-benar ikhlas disitulah Alah akan memainkan perannya. Sebelum positif hamil, aku sempat jatuh di kamar mandi (entah musibah atau justru menjadi berkah), aku juga sempat melakukan hal-hal yang cukup menguras energi dan tenaga dengan pergi ke tempat-tempat yang menguras fisikku, tapi sekali lagi jika Allah berkehendak, maka jadilah.

Setelah telat haid selama dua minggu, akhirnya aku memberanikan diri untuk tespek. Dari tiga tespek dengan merk berbeda, Alhamdulillah semuanya menunjukkan dua garis. Langsung deh malamnya aku melakukan cek up ke dokter kandungan. Kami memilih ke RS Bella, Bekasi, dengan Dr. Sri Redjeki. Pertimbangannya simple, sebelumnya pernah berobat dengan beliau karena flek terus menerus dan ternyata obatnya cocok. Read the full post »

  • Facebook

  • Arsip

  • Kategori

  • Tag

    akad nikah anak shalat Anvomer B1A4 bahasa Indonesia baro batik Batu berbicara Bromo choi jong hun cinta cita-cita Dr. Sri Redjeki dr. W. S. Redjeki S.POg fanfiction film film barat film indonesia filosofi ft island gongchan guru hamil hamil muda honeymoon ibu ibu hamil iko uwais ingin hamil jalan-jalan Jatim Park 2 jinyoung jogja kampus keluarga kontrol hamil korea kuliah lamaran Malang membaca menantu mengajar menjadi ibu menulis menyimak mertua motivasi moto gp my wedding novel parenting pedrosa pernikahan persahabatan positif hamil program hamil Promavit puisi renungan resepsi RS Hermina Grand Wisata rsia bella bekasi sabar sarjana sastra Indonesia sekolah dasar semangat seserahan shalat tarawih syukur the raid tips mengajarkan shalat wisuda
  • Tulisan Terakhir

  • Komentar Terakhir

    nuraini on Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    bagas on Trimester Kedua yang Akan Sege…
    yeti on Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Putri on Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    yuni nurfatimah on Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    SetetesIlmu on Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    indahkookie on Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Misbahul Munir on Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Mar'ie Ahmad on Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    fita agristin on Cita-citaku.. Kepingin jadi…
  • Love Story

    Daisypath Anniversary tickers
  • Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.