Fanfiction?? Apaan tuh?

Ada yang pernah mendengar kata “fanfiction”? Yaa mungkin sudah banyak yang tau bahkan membuat “fanfiction”, tapi tuk yang belum tau, sok mari dibaca infonya..

Awal saya tau tentang “fanfiction” gak lepas dari peran serta adik saya yang masih Es-Em-A alias A-Be-Ge itu. ABG zaman sekarang kreatif-kreatif, pinter berimajinasi, makanya bisa lahirlah yang dinamakan “fanfiction”. Dari dialah, saya dikenalkan dengan dunia itu. Bahkan saya juga menjadi salah satu author di salah satu blog fanfiction. (promosi..hhehe)

Nah, mari disimak tentang fanfictionnya, tentunya berdasarkan pengalaman dan pengetahuan saya ya.. Jika ada yang ingin berkomentar, yaa monggo..🙂

Fanfiction atau yang biasa disebut “ff” atau “fanfic” ini secara harfiah terdiri dari dua kata, fan dan fiction. Jadi, secara kasarnya, fanfiction adalah sebuah tulisan bersifat fiksi (karangan) yang dibuat oleh fans. Biasanya fanfiction yang dibuat itu berkisar tentang fans yang mengidolakan manga/kartun/anime, novel, film, bahkan artis-artis.

Dalam membuat fanfiction, penulis dapat dengan bebas membangun cerita tentang tokohnya. Seperti mengubah karakter tokoh, mengubah jalan cerita, menambahkan tokoh lain, mencampuradukkan beragam tokoh dari cerita yang berbeda, dll. Intinya, penulis benar-benar bebas berkreasi tentang idolanya.

Dalam penulisannya, fanfiction dibagi menjadi beberapa kategori seperti untuk remaja, dewasa, semua umur, (kayaknya ada yang punya pembagian kategori seperti ini ya..hhoho). Semua itu dibuat tak lain untuk membedakan kategori pembaca yang boleh membaca sebuah fanfiction. Perlu diketahui, ternyata yang membuat fanfiction itu tidak hanya remaja, melainkan orang dewasa juga. Maka tak jarang terdapat adegan di dalam cerita yang bersifat dewasa. Yang lebih parahnya, ada juga remaja yang menciptakan fanfiction bersifat dewasa dengan adegan yang dewasa pula. Wah, daya khayalnya tinggi sekali ya.. Atau emang dasarnya punya otak yang agak “ngeres” ya? Hehehe.. Kidding.. Apapun kenyataanya, saya yakin maksud sebenarnya gak lain karena ingin menciptakan adegan yang mendukung cerita. Kalau saya pribadi sih, lebih memilih untuk membuat yang sopan dan santun..🙂

Nah, soal nge-post alias menerbitkan fanfiction, biasanya fanfiction diterbitkan dalam beberapa chapter atau bagian. Jadi kaya cerita bersambung gitu. Tapi ada juga yang nerbitin dalam 1 chapter, seperti cerpen. Soal tempat terbitinnya, udah banyak banget website atau blog yang bisa jadi ajang para ff-ers berkreasi. Misalnya:

http://www.fanfiction.net/

http://fan3less.wordpress.com/

http://ffindo.wordpress.com/

dan masih banyak lagi yang lainnya..

Gak mau kalah kaya film, fanfiction juga punya beberapa genre, seperti: romantis, humor, family, misteri, dll. Tapi yang namanya Indonesia, dan pasarnya emang suka yang mellow gimana gitu, banyakan genre romantislah yang terdapat pada fanfiction. (Yaiyalah, kapan lagi bisa ngayal pacaran sama artis korea? hhoho)

Yaa secara umum itu aja sih yang patut diketahui tentang fanfiction. Selebihnya soal istilah-istilah lain yang ada dalam fanfiction, bisa dicari di blog tetangga. Lagipula saya juga gak terlalu ngerti tentang istilah-istilah itu. Cuma sering baca dan buat yang simple, gak pake istilah2 lain.. (saya bukan ff-ers sejati ya? maklum, faktor usia juga yang membuat saya agak malu untuk terlalu maniak..hhe)

Ohya, ada yang perlu diketahui juga tentang fanfiction, yaitu apa alasan membuat fanfiction. Beda orang, beda pula alasannya. Tapi kalau saya pribadi sih, fanfiction itu saya jadikan sebagai ajang mengembangkan daya khayal dan imajinasi saya terhadap idola saya. Misalnya, terhadap artis-artis Korea yang saya gandrungi, atau terhadap tokoh kartun yang terdapat pada manga Naruto. Gak mungkin kan kalau saya bisa kenal, dekat, dan pacaran sama mereka? Makanya saya puas-puasin deh ngayal di fanfiction..😉

Satu lagi, sejauh ini, fanfiction yang paling banyak dibuat oleh remaja di Indonesia itu biasanya tentang artis-artis Korea. Tau sendiri donk kalau negara kita ini lagi terkena demam Korea? Dan salutnya, bahasa yang digunakan penulis ff korea itu juga menggunakan banyak bahasa Korea. Yaa untuk kata-kata yang simple sih, juga untuk kalimat-kalimat tertentu. Ckckckckc.. Ampe niat banget belajar bahasa Korea juga ya.. Salut.. ^_^

Terakhir, kalau menurut saya, fanfiction ini bisa dibilang positif juga. Karena melalui fanfiction, banyak remaja atau bahkan dewasa yang jadi semakin giat untuk membiasakan membaca dan menulis. Bisa mengembangkan daya imajinasi, kemampuan menulis yang baik, kemampuan memahami sebuah tulisan, dan bisa juga sebagai ajang belajar suatu bahasa. Sejauh memberi dampak yang positif, sok atuh.. Selamat ber-fanfiction..🙂

 

Pos Sebelumnya
Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Facebook

  • Arsip

  • Kategori

  • Tag

    akad nikah B1A4 bahasa Indonesia baro batik Batu Bekasi belanja keperluan bayi berbicara Bromo choi jong hun cinta cita-cita dr. Regina Tatiana Purba Dr. Regina Tatiana Purba S.POG Dr. Sri Redjeki dr. W. S. Redjeki S.POg dr Regina Tatiana Purba Spog fanfiction film film barat film indonesia filosofi ft island gongchan guru hamil hermina grand wisata honeymoon ibu iko uwais ingin hamil jalan-jalan jinyoung jogja kampus keluarga khaylila kontrol hamil korea kuliah lamaran mega bekasi hypermall melahirkan membaca mengajar menjadi ibu menulis menyimak motivasi moto gp my wedding novel parenting pedrosa pernikahan persahabatan persalinan pregnant Promavit puisi renungan resepsi RS Hermina Grand Wisata rsia bella bekasi sabar sarjana sastra Indonesia sekolah dasar semangat senam hamil seserahan the raid trimester tiga wisuda
  • Tulisan Terakhir

  • Komentar Terakhir

    Ika di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    alma di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    wickyyumma di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Titis di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Titis di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Adhari di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Indri Lutfi di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Nindiya di Kontrol Pertama dengan Dr. Reg…
    indah di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Ilhamuddin Hidayat di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
  • Love Story

    Daisypath Anniversary tickers
  • %d blogger menyukai ini: