[TO BE A MOM] Alhamdulillah, positif!

Alhamdulillah, syukur tak hentinya kami panjatkan atas karunia yang luar biasa di bulan November kemarin. Setelah sekian lama menanti, setelah segala upaya dilakukan, setelah kepasrahan akhirnya hinggap, Allah akhirnya menjawab doa kami. Pertengahan November aku dinyatakan positif hamil..🙂

Subhanallah sekali, kehamilan kali ini. Datangnya benar-benar tak terduga. Aku yang sudah sepenuhnya merasa ikhlas atas takdir Allah, justru mendapatkan apa yang kumau. Memang, di saat kita sudah benar-benar ikhlas disitulah Alah akan memainkan perannya. Sebelum positif hamil, aku sempat jatuh di kamar mandi (entah musibah atau justru menjadi berkah), aku juga sempat melakukan hal-hal yang cukup menguras energi dan tenaga dengan pergi ke tempat-tempat yang menguras fisikku, tapi sekali lagi jika Allah berkehendak, maka jadilah.

Setelah telat haid selama dua minggu, akhirnya aku memberanikan diri untuk tespek. Dari tiga tespek dengan merk berbeda, Alhamdulillah semuanya menunjukkan dua garis. Langsung deh malamnya aku melakukan cek up ke dokter kandungan. Kami memilih ke RS Bella, Bekasi, dengan Dr. Sri Redjeki. Pertimbangannya simple, sebelumnya pernah berobat dengan beliau karena flek terus menerus dan ternyata obatnya cocok.

Seperti biasa, antrian masih mengular ketika aku sampai di rumah sakit sekitar pukul delapan malam. Percaya atau tidak, namaku dipanggil sekitar pukul setengah sebelas, itu pun masih menyisakan lima orang pasien. Luar biasa sekali.. Ketika masuk, dokter Sri langsung bersorak pas aku ceritakan kalau aku hamil. Aku pun melakukan pemeriksaan USG di perut. Setelah beberapa lama dan agak ditekan, akhirnya kantung janinku terlihat. “Ini kantung janinnya, bagus kok di dalam kandungan. Ukurannya lima minggu tiga hari”. Dengan berucap syukur, aku terus menatap kantung janinku yang sudah mulai membesar itu. Setelah itu, aku langsung diberi resep obat dan diceritakan beberapa hal yang boleh dan tidak boleh aku lakukan selama hamil ini. Selesai dari apotek, aku ternyata hanya diberi vitamin Promavit dan Anvomer untuk mualku yang lumayan parah. Dalam hati aku berpikir, kok tidak ada penguat kandungan? Apa tidak apa-apa? Ini kehamilan keduaku setelah sebelumnya berakhir kuret. Apa baik-baik saja jika tidak diberi penguat?

Beragam pikiran dan pertanyan menggelayut di benakku. Bodoh memang, kenapa tadi aku tidak bertanya tentang obat-obatan yang diberi padaku? Mungkin karena terlalu lelah mengantri jadinya aku bingung harus bertanya apalagi. Ohya, selain masalah obat ada lagi pertanyaan besar di kepalaku. Tadi di dalam kantung janin sudah ada janinnya belum? Apa ada detak jantungnya? OMG.. Entah saking senang atau gugupnya, aku jadi tidak memperhatikan hal itu sewaktu di USG. Dokternya juga tidak berkata apa-apa padaku. Mungkin dia juga lelah setelah seharian bekerja, jadinya lupa untuk menceritakan itu. Waaaah, aku jadi panik!

Tapi, aku mencoba tetap tenang. Semoga pikiran negatifku tidak terbukti. Semoga janin dan kandunganku terus sehat dan baik-baik saja. Aamiin. Aku jadi tak sabar menanti kontrol berikutnya untuk memastikan semuanya. Doakan aku ya..🙂

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Facebook

  • Arsip

  • Kategori

  • Tag

    akad nikah B1A4 bahasa Indonesia baro batik Batu Bekasi belanja keperluan bayi berbicara Bromo choi jong hun cinta cita-cita dr. Regina Tatiana Purba Dr. Regina Tatiana Purba S.POG Dr. Sri Redjeki dr. W. S. Redjeki S.POg dr Regina Tatiana Purba Spog fanfiction film film barat film indonesia filosofi ft island gongchan guru hamil hermina grand wisata honeymoon ibu iko uwais ingin hamil jalan-jalan jinyoung jogja kampus keluarga khaylila kontrol hamil korea kuliah lamaran mega bekasi hypermall melahirkan membaca mengajar menjadi ibu menulis menyimak motivasi moto gp my wedding novel parenting pedrosa pernikahan persahabatan persalinan pregnant Promavit puisi renungan resepsi RS Hermina Grand Wisata rsia bella bekasi sabar sarjana sastra Indonesia sekolah dasar semangat senam hamil seserahan the raid trimester tiga wisuda
  • Tulisan Terakhir

  • Komentar Terakhir

    Ika di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    alma di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    wickyyumma di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Titis di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Titis di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Adhari di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Indri Lutfi di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Nindiya di Kontrol Pertama dengan Dr. Reg…
    indah di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Ilhamuddin Hidayat di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
  • Love Story

    Daisypath Anniversary tickers
  • %d blogger menyukai ini: