Trimester Kedua yang Akan Segera Berakhir

Alhamdulillah, kehamilanku kali ini bisa berjalan sampai penghujung trimester kedua. Semoga kehamilan ini akan terus sehat hingga waktu kelahirannya. Aamiin. Berbicara soal trimester dua, bisa dibilang ini adalah saat terenak selama kehamilan. Tak ada lagi mual muntah, nafsu makan juga tinggi. Berbeda sekali dengan trimester satu kemarin. Yang membuanya lebih terasa “waw” adalah saat dimana gerakan janin di dalam rahim mulai terasa. Masya Allah, nggak hentinya aku mengucap syukur atas gerakan-gerakan yang terjadi di dalam perutku.

Awalnya aku sempat panik juga saat gerakan janin belum terasa diusia 18 minggu kehamilanku. Dari blog dan forum ibu hamil yang kubaca, mereka rata-rata sudah merasakan gerakan janin diusia 16 minggu, bahkan sebelum itu. Lalu aku kapan? Alhasil menjelang usia 19 minggu, aku mulai serius berbicara pada janinku. “Dek, Bunda udah nggak sabar pengen ngerasaain gerakan kamu. Bunda pengen mastiin kalau kamu sehat dan baik-baik saja di perut Bunda. Jadi, tolong kasih tanda ke Bunda ya. Beri Bunda gerakan-gerakan kamu.” Dan nggak lama kemudian, eng ing eng.. Aku mulai merasakan ada yang bergerak di perutku. Rasanya? Entahlah, sulit diungkapkan dengan kata-kata. Tapi yang jelas serasa ada “grek grek” dan yang berjalan di perutku. Makin hari gerakan itu makin terasa. Bahkan sudah mulai menendang, memukul, atau apapun itu yang membuat perutku berdenyut-denyut. Yaa memang intensitasnya tidak sering dan tidak selalu terasa. Mungkin karena perutku memiliki lemak yang tebal jadi kurang terasa..hehe

Saat trimester kedua ini, aku full kontrol ke RS Bella Bekasi dengan Dr. W. S. Redjeki, S.Pog. Seperti biasa, harus rela bolak-balik dalam sehari, karena sistem RS itu yang tidak bisa daftar kontrol dengan sistem telepon. Jam 7 pagi, aku dan suami sudah berangkat ke RS itu untuk daftar, dan selepas magrib kembali lagi ke sana untuk kontrol. Dokter Sri Redjeki itu memang praktiknya lebih sering malam hari. Capek sih, ribet banget. Tapi demi melihat anak tercinta, apapun dilakukan deh. Ya gak?

Di trimester ini, obat alias vitamin yang diberikan oleh Dr Sri berubah. Dulu tiga bulan pertama kehamilan (kalau tidak salah ingat), aku hanya diberi Promavit. Lalu di trimester kedua ini, Promavit diganti dengan Folamil Genio dan ditambah dengan vitamin kalsium Cal 95. Nah, di bulan terakhir trimester kedua ini, vitamin kalsiumya diganti dengan Eazycal.

Yaa, aku sih hanya bisa nurut saja sama sangg dokter tuk vitaminnya. Selagi untuk kebaikanku dan janin, aku akan terus meminumnya. Ohya, dosis minum Folamil Genio dan Eazycalnya, !x1. Nah, supaya nggak berasa orang sakit yang harus minum banyak obat, jadinya Folamil Genio aku minum pagi hari, sedangkan Eazycal di malam hari.

Ohya, soal pengalaman kontrol dengan dr. Sri itu, selama ini orangnya cukup komunikatif juga. Tapi yaa tetep aja, kalau ditanya baru deh  dijelasin panjang lebar. Kalau nggak nanya, suka khilaf.hihihi.. So far, beliau ngejelasinnya enak, nggak bikin parno dengan nggak boleh ini itu, nggak bikin takut dengan segala rangkaian tes atau penjelasan yang bikin ngeri (semoga memang karena nggak ada yang gawat dengan kehamilanku, bukan karena ditutupi ya). Cuma yaa itu, ada satu hal yang sering banget aku lupa tanya sama beliau padahal penting. Aku udah niatin mau nanya itu, sampai dicatet. Ehh, pas ketemu dokter dan liat debay kok jadi lupa. Aku lupa nanya soal plasenta dan ketuban. Apakah  normal? Apakah baik-baik saja? Selama ini beliau juga nggak pernah nyinggung masalah itu. Berharapnya sih karena semuanya normal dan baik-baik saja, makanya beliau tak juga membahasnya. Yaa, semoga saja.

Berbicara soal akhir trimester kedua ini, aku juga mulai memikirkan soal kelahiran. Tempat bersalinnya, cara bersalinnya. Sampai saat ini aku masih kurang mendapatkan informasi soal kelahiran di RS Bella. Berapa biayanya, apakah bisa rooming dengan baby, apakah dokternya pronormal, apakah ada IMD. Jarang bahkan nyaris tidak ada info yang bisa kudapatkan. Pengennya sih cari tau ke bagian informasinya, tapi kok yaa aku kurang sreg kalau nggak ada testimoni nyata dari orang yang pernah lahiran di sana. Kalau pasien kan biasnaya lebih jujur. Udah gitu, kendala lainnya RS itu letaknya jauh dari rumah. Takutnya bakal repot sendiri kalau tiba-tiba waktunya melahirkan. Makanya, aku jadi melirik rumah sakit yang lebih dekat dari rumah.

RS pertama yang terdekat, adalah RS Permata Bekasi. Sama halnya dengan RS Bella, minim informasi tentang proses kelahiran di sana. Jadinya aku ragu juga. RS yang lumayan dekat lainnya adalah RS Hermina Grand Wisata. Kalau ini, aku sudah tau dan hampir kenal deket malah.hehe.. Dulu, aku kuret di RS ini. Jadi fasilitasnya udah tau, jelas bisa rooming, mayoritas dokter pronormal dan IMD, suster dan bidannya juga ramah. Makanya, saat ini pilihanku lebih condong ke RS ini. Yang memberatkan biayanya saja, sepertinya.hehe.. Yaa, tapi InsyaAllah nanti pasti ada jalan menjelang kelahiran. Allah menitipkan amanah berupa anak beserta dengan rejekinya kan? Jadi, nggak usah dipikirin. Lagian suami InsyaAllah membebaskan aku memilih tempat lahiran.hihihi

Makanya rencananya aku akan kontrol dulu di RS Hermina ini. Sempet bimbang mau dengan dokter siapa. Dr. Aditya Maharani yang pernah menjadi dokterku di kehamilan pertama atau bukan. Akhirnya aku memutuskan untuk ganti dokter. Yaa itung-itung nyari suasana baru.hehe. Mudah-mudahan cocok dan sreg pake banget sama dokter barunya. Aku pilih ke dr. Regina Tatiana Purba, S.POg. Besok rencananya baru mau kontrol. Doakan aku ya, semoga debay dan aku sehat terus, pertumbuhannya normal, dan cocok sama dokter barunya. Aamiin…🙂

Tinggalkan komentar

1 Komentar

  1. bagas

     /  11 April 2015

    Kak aku mau tanya peminat jurusan mata kuliah saatra bahasa indonesia peminat laki-laki nya banyak gak si

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Facebook

  • Arsip

  • Kategori

  • Tag

    akad nikah B1A4 bahasa Indonesia baro batik Batu Bekasi belanja keperluan bayi berbicara Bromo choi jong hun cinta cita-cita dr. Regina Tatiana Purba Dr. Regina Tatiana Purba S.POG Dr. Sri Redjeki dr. W. S. Redjeki S.POg dr Regina Tatiana Purba Spog fanfiction film film barat film indonesia filosofi ft island gongchan guru hamil hermina grand wisata honeymoon ibu iko uwais ingin hamil jalan-jalan jinyoung jogja kampus keluarga khaylila kontrol hamil korea kuliah lamaran mega bekasi hypermall melahirkan membaca mengajar menjadi ibu menulis menyimak motivasi moto gp my wedding novel parenting pedrosa pernikahan persahabatan persalinan pregnant Promavit puisi renungan resepsi RS Hermina Grand Wisata rsia bella bekasi sabar sarjana sastra Indonesia sekolah dasar semangat senam hamil seserahan the raid trimester tiga wisuda
  • Tulisan Terakhir

  • Komentar Terakhir

    Ika di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    alma di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    wickyyumma di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Titis di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Titis di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Adhari di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Indri Lutfi di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Nindiya di Kontrol Pertama dengan Dr. Reg…
    indah di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
    Ilhamuddin Hidayat di Kenapa ambil jurusan bahasa da…
  • Love Story

    Daisypath Anniversary tickers
  • %d blogger menyukai ini: